Hujan masih menyisir di sepanjang malam malam ku yang sendiri ini

Sayang………

Jangan lagi kau taruh baju itu di sembarang tempat ya? kamu tahu kan aku sungguh sungguh tak menginginkan baju itu ada di sembarang tempat. Dan aku benar benar tak suka, sayangku. Kamu tahu kan aku selalu mengharapkan baju itu tergeletak di dalam lemari hatiku dan aku tak mengharapkan kamu selalu menaruhnya di dekat jendela karena ku pikir akan ada banyak tangan serta harapan yang benar benar menginginkan baju itu. kamu tahu juga kan kalau di sinilah di dalam hatiku baju itu tersimpan dengan tetap mengkhaskan wangi dari parfum kerinduan kamu padaku. Pada diriku seorang dan memang hanya padaku kan kamu merindu?

Duhai engkau pemilik baju kerinduanku……………

Masih harus ku kibaskan sentuhan air hujan yang membekas di sekat sekat bajumu saat ini saat aku menanyakan kenapa kamu tak lagi menaruh baju itu disini. Pada letak yang sebenarnya memang disanalah engkau menaruhnya. Bukan di mall dan juga bukan di pinggiran jalan, di dekat kantor maupun di selokkan yang mungkin telah membau sengatannya . Aduh…..sayang! Aku benar benar tak mengerti kenapa sampai saat ini juga kamu belum menaruhnya padahal musim telah berganti dan detik telah menyanyikan pergeseran waktunya namun tetap saja kamu belum menaruhnya? Sebenarnya kamu ada dimana menaruh baju kerinduan itu, duhai pemilik rindu yang merindu rindu.Sungguh aku tak kuat jika baju itu terkena noda ataupun tercecer tinta atau debu darimana mana pun. Aku tak mengharapkan baju itu jatuh kepelukan yang lain, duhai pujaan hatiku. Datanglah kesini ya, biar aku yang menstrikannya dan mencucinya baju kerinduan itu, karena memang akulah pengharum baju kerinduanmu duhai kekasih hatiku. Dan aku tak ingin musim hujan ini membuat bajumu basah oleh tetesan serta rintikan bara cemburumu. Aku menanti bajumu ya.

( untuk semua sahabat blue dimanapun berada…..blue miss u bangett…….)

Iklan