dengarlah atau mendengarkanlah dengan ketenangan jiwamu sahabatku

saat kesapaanku terkadang membuatmu meluluhkan diantara rindang daun kerinduan itu sendiri, kerinduan yang semakin kian tak terelakkan saat mata bathin kita enggan mengingat masanya yang telah lewat. Masa demi masa yang seumpama alunan musik kian memperdengarkan melodinya suatu bunyi. Bunyi yang sekirannya bisa meluluhkan hatimu untuk mengingat akulah sahabatmu. Akulah permadani yang menerbangkan sejuta rasa yang tersisa di akhirnya kehidupan nantinya. Akulah biola yang bisa menina bobokan sejuta impian malam malam kesendirian kita. Dan akulah raja di rajanya sebuah persahabatan yang sejatinya memang untuk kita pelihara di gelang gelang tangan kasih kita semua.

Meski sungai tetap mengalir

meski laut tetaplah sebuah laut yang kian mejarakkan tempat ibadah perasaan kita bersama. Dan bernyanyilah dalam kesendiriannya malam malam saat engkau merindukan kita semua. Kerinduan yang suata masa akan menjadi sebuah alunan kenangan yang sangat harmoniz tuk diingat ingat!

Panting di katik ……… baandung tangan

musik di alun ………. nang di bawakan

kisahnya nasib ……. mariska badan

mangatik panting …….. di bulan terang

duduk basila ……….. basangga wihang ( sebuah lagu from kalimantan kalau dalam kesendirian enak lho )

(salamhangat penuh kehangatannya sebuah persahabatan)

Iklan