Tertawa namun resapan hangatnya sapa lewat telponmu belum juga menghilang

Dia baik

kamu juga baik

tetapi kamu hangat

kamu justru lebih hangat lho, sahabat

Aku tertawa namun justru aku menertawakan diriku sendiri…….aku tak ganteng lho,kawan

lalu hancuer………?

begitulah

sangat hancur………………

mendekati kehgancuran hati dan jiwa

lalu tertawa lebih dominan daripada sepoinya angin dingin di malam malamnya setempat aku bertemu dengan sahabat sahabat lainnya bahkan aku ingin sekali mangajakmu mendekat namun engkau berada diseberang dan itu tak mungkin.

Kamu baik

kamu sangatlah baik

tetapi kamu memang hangat

justru kamulah yang sangat sangat hangat,sahabat

Dan kita masih tertawa dalam hitungan detik detik kehilangan beban pulsa……………tapi  tak masalah

karena kamu baik

Dan kamu sangatlah baik

Sebegitulah hangatnya percakapan antara om indra, mahardika dewi dan sahabat sahabatnya lewat jalur tol HP. Menyenangkan

Iklan