pesona penampilan yang menyajikan atraksi kemilau kedurjanahan jelas terpampang di dekat mata………..

namun aku lupa kalau mataku ini masih melihatnya

dendang syair lagu yang menghipnotis kemilau hanyutmua sangat merdu terdengar di sekat telinga…………

dan sedemikianlah hanyutnya telingaku oleh kemrduan lagu lagu cinta

kemerduan falsafah kata perkata dengan bijaknya engkau janjikan di lidah mulutmu….

karena aku mencintai kedustaan, kemunafikan serta kebohongan kebohongan

detuman bunyi bunyi letusan music yang menmggema sudah menyeret tangan dan kakimu tuk bergoyang………….

Ach! tak usah dipertanyakanlah sebab musababnya karena aku sendiri yang menciptakannya bukan maksud aku hendak menzholimi semua anggota tubuhku menjadi kaku di bulan bulan yang berkah nan suci inikan?

Iklan