rintihan hujan diujung dedaunan yang membasahi saluran angin di kegelapannya hitam malam

membuatmu membisu dalam desahan nafsumu yang bergejolak

seperti rintihan hujan yang jatuh perlahan lahan

selaksa rintihan angin didekat sekatnya ruangan yang bernafsu

engkau bermain

engkau mempermainkannya buah dadaku yang membulat indah ini …lalu aku tersadar setelah bisikan syetan mulai melulurkan di ujung jemari tanganmu yang menakal itu

aku berontak

meski sedikit merintih………tanpa rasa

buat lelaki yang sesukanya mempermainkan buah dada kekasihnya agar segera menghentikan kebiasaan itu karena nanti menajadi kanker payudara gimana?

Iklan