Sapa pagi menghangatkan badan

merona berjalan dalam langkah kelaparan

ingin….

mau……

membaris diantrian tenda biru

berbincang dalam sapa mendahului

nggak pakai sambal……..

aku setengah nasinya……ya mbok

manari nari dalam detikkan waktu yang berjalan

mengeluh…….

menggurai………..diantara antrian sang penjual nasi uduk di pinggiran jalan complex rumah ku

(Sahabat suka sarapan nasi uduk tidak?)

Iklan