diatas kasur aku menyaksikan sang putera kegelapan sedang berperang, dan

bisikan angin menguatkan betapa punya nyali yang kuat untuk membius jagad raya ini. Tetapi  jendela kamarku pun  seperti tersihir dalam kediamannya.

Aku tertunduk.

dan memandang helaian kain jendela menari nari seiring alunan music sang angin, dan.

ujung jemari tangan,serta ujung vaginaku pun seperti terhipnotis akan arwah kebengisan.

aku menggigil ditengah putaran putera kegelapan.

aku seperti mencium bayangan iblis yang hendak mencium vaginaku. Sementara putra kegelapan masih terus menemani ku dengan tarian angin yang berhembus saat asa ku datang!

 

ketakutan sang gadis,jakarta 2011

Iklan