entah siang,sore dan malam

jika sempatnya

lalu niat bersapa kehendak

jalur rel kereta api pasrah,seperti

kepasrahan sang niat yang hendak mentuntaskan keinginan.

Dan diantara tawa,takut serta tatapan berjuta mata.

Ia terus terlentangkan tubuhnya di atas real kereta api yang semestinya bukan untuk dilakukannya. Meski atas nama penyembuhan sekali pun.

pinggir jakarta dekat rel kereta api 2011

Iklan