sudah dilepaskannya semua pakaian dan celananya, bahkan sampai celana dalamnya . lalu

segelas minuman berkhasiat penuh gairah pun sudah diminumnya,sampai

tak tersisa. Bahkan sesendok madu juga diminumnya.

Lalu beranjak mendekat cermin yang menempel didinding kamar tidur kostnya.

Tanpa kedip, memandang seluruh tubuhnya. Dengan berjuta tanya yang tak pernah ia temukan jawabannya.

Mengapa sampai saat ini. Di usiaku menjelang dua puluh lima tahun belum juga menemukan PErempuan maNIS untuk

ku pinang menjadi pendamping hiidupku?

lalu laki laki itu bercermin dengan dengus yang tak berujung.Bahkan sampai keringat mengucur diseluruh tubuhnya.

 

Jendela jiwa lelaki kesepian,november 2011

Iklan